EVALUASI PENERAPAN PROSEDUR KEAMANAN PASSENGERS SECURITY CHECK POINT DOMESTIK OLEH AVIATION SECURITY DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI

RAMADHAN, FIRMAN NAUVAL (2026) EVALUASI PENERAPAN PROSEDUR KEAMANAN PASSENGERS SECURITY CHECK POINT DOMESTIK OLEH AVIATION SECURITY DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI. [Tugas Akhir]

[thumbnail of 30623013-Proyek_Akhir.pdf] Text
30623013-Proyek_Akhir.pdf

Download (1MB)

Abstract

Keamanan penerbangan merupakan aspek yang sangat penting dalam menjamin keselamatan penumpang, awak pesawat, serta operasional bandar udara. Meningkatnya mobilitas penumpang dan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuntut pelaksanaan prosedur keamanan yang efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Aviation Security (AVSEC) sebagai garda terdepan dalam sistem keamanan penerbangan memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan penumpang dan barang bawaan guna mencegah masuknya benda berbahaya ke dalam area terbatas bandar udara. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi efektivitas pemeriksaan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penerapan prosedur keamanan oleh petugas Aviation Security di Passenger Security Check Point (PSCP) domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai serta mengidentifikasi kendala dan upaya penanganannya sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Kepala Petugas AVSEC, petugas AVSEC, dan penumpang. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan informan terdiri dari Kepala Petugas AVSEC, petugas AVSEC yang bertugas di PSCP domestik, dan penumpang yang telah melalui proses pemeriksaan keamanan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prosedur keamanan di PSCP domestik telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan Program Keamanan Penerbangan Nasional. Pemeriksaan dilakukan secara sistematis melalui pemeriksaan identitas, pemeriksaan badan menggunakan WTMD dan HHMD, serta pemeriksaan barang bawaan dengan mesin X-Ray. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan jumlah personel, tingginya volume penumpang pada jam sibuk, gangguan teknis peralatan keamanan, dan rendahnya pemahaman sebagian penumpang terhadap prosedur pemeriksaan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi pelatihan dan briefing rutin, pengawasan operasional, perawatan peralatan keamanan, koordinasi dengan teknisi, pengaturan jalur pemeriksaan saat terjadi kepadatan, serta penggunaan media SOP bergambar untuk meningkatkan pemahaman penumpang.
Kata Kunci: Aviation Security (AVSEC), Prosedur Keamanan, Passenger Security Check Point (PSCP)

===========================================================

Aviation security is a crucial aspect in ensuring the safety of passengers, flight crew, and airport operations. The increasing passenger mobility and flight activity at I Gusti Ngurah Rai International Airport require effective security procedures in accordance with applicable regulations. Aviation Security (AVSEC), as the frontline of the aviation security system, is responsible for screening passengers and their belongings to prevent the entry of dangerous objects into restricted areas of the airport. However, various obstacles remain in its implementation that could potentially impact the effectiveness of security checks. This study aims to determine the implementation of security procedures by Aviation Security officers at the domestic Passenger Security Checkpoint (PSCP) at I Gusti Ngurah Rai International Airport and to identify obstacles and address them in accordance with Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 39 of 2024 concerning the National Aviation Security Program.
This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation of the Chief AVSEC Officer, AVSEC officers, and passengers. The informants were selected using purposive sampling, consisting of the Head of AVSEC Officers, AVSEC officers assigned to the domestic Passenger Security Check Point (PSCP), and passengers who had undergone the security screening process. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing.
The results of the study indicate that the implementation of security procedures at domestic PSCPs has been carried out in accordance with Standard Operating Procedures (SOPs) and the provisions of the National Aviation Security Program. Screening is conducted systematically through identity checks, body searches using WTMD and HHMD, and baggage checks using X-ray machines. Challenges encountered include limited personnel, high passenger volumes during peak hours, technical malfunctions of security equipment, and poor understanding of screening procedures among some passengers. Efforts to address these challenges include regular training and briefings, operational oversight, security equipment maintenance, coordination with technicians, adjusting screening lanes during peak hours, and using illustrated SOPs to enhance passenger understanding.
Keywords: Aviation Security (AVSEC), Security Procedures, Passenger Security Check Point (PSCP)

Item Type: Tugas Akhir
Uncontrolled Keywords: Aviation Security (AVSEC), Prosedur Keamanan, Passenger Security Check Point (PSCP)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: D III Manajemen Transportasi Udara
Depositing User: Nauval Firman
Date Deposited: 05 Aug 2026 07:17
Last Modified: 05 Aug 2026 07:17
URI: https://repo.poltekbangsby.ac.id/id/eprint/3039

Actions (login required)

View Item
View Item