QOTRUNNADA, FALAH HANUN (2025) ANALISIS PERSONIL AVIATION SECURITY DALAM MENILAI PEMAHAMAN PENUMPANG TERHADAP PROHIBITED ITEMS DI BANDAR UDARA ADI SOEMARMO. [Tugas Akhir] (Unpublished)
30622084-Proyek_Akhir-NonFulltext.pdf
Download (3MB)
Abstract
Keamanan penerbangan di bandar udara merupakan aspek yang sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Salah satu komponen penting dalam memastikan keamanan adalah pemahaman penumpang terhadap barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam pesawat (prohibited items). Meskipun berbagai prosedur keamanan seperti pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) sudah diterapkan, masih sering terjadi pelanggaran akibat penumpang yang tidak memahami dengan jelas barang-barang yang termasuk dalam kategori tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi personil Aviation Security (AVSEC) di Bandar Udara Adi Soemarmo mengenai pemahaman penumpang terkait prohibited items, serta faktor-faktor yang
mempengaruhinya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan personil AVSEC yang memiliki pengalaman langsung dalam
pemeriksaan penumpang di Passenger Security Check Point (PSCP). Selain itu, dilakukan observasi untuk menilai pemahaman penumpang terhadap prohibited items selama proses pemeriksaan. Analisis data dilakukan secara naratif untuk
menggambarkan temuan yang diperoleh, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman penumpang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman penumpang terhadap barang-barang dilarang (prohibited items) di Bandar Udara Adi Soemarmo masih rendah. Banyak penumpang yang tidak menyadari bahwa barang-barang seperti korek api, gunting, dan cairan yang melebihi batas yang ditentukan termasuk dalam kategori barang-barang dilarang (prohibited items). Akibatnya, proses pemeriksaan menjadi terhambat, dengan antrean panjang yang terjadi di Passenger Security Check Point (PSCP). Wawancara dengan petugas Aviation Security (AVSEC) menunjukkan bahwa meskipun telah ada sosialisasi melalui media visual berupa pamflet digital, tingkat pemahaman penumpang tetap rendah, yang memperlambat proses pemeriksaan dan memengaruhi kelancaran operasional penerbangan.
Kata Kunci: Keamanan Penerbangan, Barang-Barang Dilarang (Prohibited Items), Pemahaman Penumpang, Aviation Security (AVSEC), Passenger Security Check Point (PSCP), Pamflet Digital
============================================================
Flight security at airports is a crucial aspect in ensuring the safety and smooth operation of air travel. One of the key components in ensuring security is passengers' understanding of the prohibited items that are not allowed on board (prohibited items). Despite the implementation of various security procedures, such as screenings at the Passenger Security Check Point (PSCP), violations still often occur due to passengers' unclear understanding of what items fall into this category. This study aims to explore the perceptions of Aviation Security (AVSEC) personnel at Adi Soemarmo Airport regarding passengers' understanding of
prohibited items, as well as the factors influencing this understanding. This study employs a descriptive qualitative method with an observational, interview, and documentation approach. Data was collected through structured interviews with AVSEC personnel who have direct experience in passenger
screening at the Passenger Security Check Point (PSCP). Additionally, observations were made to assess passengers' understanding of prohibited items during the screening process. Data analysis was conducted narratively to describe
the findings and identify the factors affecting passengers' understanding.
The results of the study show that passengers' understanding of prohibited items at Adi Soemarmo Airport is still low. Many passengers are unaware that items such as lighters, scissors, and liquids exceeding the prescribed limits fall into the category of prohibited items. As a result, the screening process is delayed, causing long queues at the Passenger Security Check Point (PSCP). Interviews with
Aviation Security (AVSEC) officers reveal that, despite efforts to raise awareness through visual media such as digital pamphlets, passengers' understanding remains
low, which slows down the screening process and affects the smooth operation of flight operations.
Keywords: Flight Safety, Prohibited Items, Passenger Understanding, Aviation Security (AVSEC), Passenger Security Check Point (PSCP), Digital Pamphlets.
| Item Type: | Tugas Akhir |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keamanan Penerbangan, Barang-Barang Dilarang (Prohibited Items), Pemahaman Penumpang, Aviation Security (AVSEC), Passenger Security Check Point (PSCP), Pamflet Digital |
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics H Social Sciences > HE Transportation and Communications H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | D III Manajemen Transportasi Udara |
| Depositing User: | Unnamed user with email laveniafebrianti7@gmail.com |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 02:12 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 02:12 |
| URI: | https://repo.poltekbangsby.ac.id/id/eprint/1990 |
