PENGARUH METODE SOSIALISASI TERKAIT KM 39 TAHUN 2024 TENTANG PROGRAM KEAMANAN PENERBANGAN NASIONAL MELALUI QR CODE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENUMPANG DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL KOMODO LABUAN BAJO

PRATITIS, ANGGID PUTRI (2025) PENGARUH METODE SOSIALISASI TERKAIT KM 39 TAHUN 2024 TENTANG PROGRAM KEAMANAN PENERBANGAN NASIONAL MELALUI QR CODE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENUMPANG DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL KOMODO LABUAN BAJO. [Tugas Akhir] (Unpublished)

[thumbnail of 30622079-Proyek_Akhir-NonFulltext.pdf] Text
30622079-Proyek_Akhir-NonFulltext.pdf

Download (3MB)

Abstract

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional merupakan pedoman penting dalam menjaga keselamatan penerbangan. Namun, masih ditemukan pelanggaran oleh penumpang, khususnya dalam pembawaan barang di bagasi kabin, seperti membawa cairan
berlebih, powerbank dalam bagasi tercatat, dan barang berbahaya lainnya. Fenomena ini menunjukkan rendahnya pemahaman penumpang terhadap regulasi yang berlaku. Minimnya sosialisasi informasi dari pihak bandara menjadi kendala
utama dalam penyampaian aturan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam penyampaian informasi yang lebih mudah diakses, salah satunya melalui media digital berupa QR Code.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur pengaruh penyampaian informasi melalui QR Code terhadap tingkat pemahaman penumpang di Bandar Udara Internasional Komodo Labuan Bajo. Sebanyak 233 responden penumpang domestik dilibatkan dalam pengisian kuesioner yang
dirancang untuk mengukur dua variabel, yaitu media sosialisasi QR Code dan pemahaman penumpang terhadap KM 39 Tahun 2024. Instrumen telah divalidasi oleh ahli dan diuji secara statistik untuk memastikan keabsahan dan konsistensinya. Analisis dilakukan untuk menjawab rumusan masalah mengenai pengaruh QR Code terhadap pemahaman penumpang, serta bagaimana strategi penyampaian informasi
yang dapat diterapkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan QR Code berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman penumpang, dengan nilai signifikansi
sebesar 0,000 < 0,05. Ini membuktikan bahwa penyampaian informasi melalui QR Code dapat menjadi sarana sosialisasi yang efektif. Untuk menjawab rumusan masalah kedua, strategi peningkatan pemahaman yang direkomendasikan mengacu pada PM 30 Tahun 2020 tentang Standar Pelayanan Minimal dan PM 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut. Strategi tersebut meliputi penempatan QR Code di area strategis, penyusunan konten yang menarik dan mudah dipahami,
serta pelibatan petugas dalam mengarahkan penumpang untuk mengakses informasi secara digital.
Kata kunci : sosialisasi, QR Code, keamanan penerbangan, pemahaman penumpang, peraturan bagasi.
============================================================
Minister of Transportation Decree No. 39 of 2024 concerning the National Aviation Security Program is a crucial guideline for maintaining aviation safety. However, violations by passengers are still found, particularly regarding carry-on baggage, such as carrying excess liquids, power banks in checked baggage, and other dangerous items. This phenomenon indicates a low level of passenger understanding of applicable regulations. The lack ofinformation dissemination from airport authorities is a major obstacle in disseminating regulations. Therefore, a new approach is needed to deliver more accessible information, one of which is through digital media in the form of QR codes. This study used a quantitative approach to measure the effect of information Keywords delivery via QR codes on passenger understanding at Komodo International
Airport, Labuan Bajo. A total of 233 domestic passenger respondents were involved in completing a questionnaire designed to measure two variables: the QR Code dissemination media and passenger understanding of Regulation KM 39 of 2024. The instrument was validated by experts and statistically tested to ensure its validity and consistency. The analysis was conducted to answer the research questions
regarding the influence of QR codes on passenger understanding and how information delivery strategies can be implemented.
The analysis results show that the use of QR Codes has a significant effect on increasing passenger understanding, with a significance value of 0.000 < 0.05. This proves that conveying information through QR Codes can be an effective
means of socialization. To answer the second problem formulation, the recommended strategy for increasing understanding refers to PM 30 of 2020 concerning Minimum Service Standards and PM 77 of 2011 concerning Carrier
Responsibilities. These strategies include placing QR Codes in strategic areas, preparing attractive and easy-to-understand content, and involving officers in directing passengers to access information digitally.
Keywoards: socialization, QR Code, aviation security, passenger understanding, baggage regulations.

Item Type: Tugas Akhir
Uncontrolled Keywords: sosialisasi, QR Code, keamanan penerbangan, pemahaman penumpang, peraturan bagasi.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: D III Manajemen Transportasi Udara
Depositing User: Unnamed user with email laveniafebrianti7@gmail.com
Date Deposited: 07 Jan 2026 02:22
Last Modified: 07 Jan 2026 02:22
URI: https://repo.poltekbangsby.ac.id/id/eprint/2024

Actions (login required)

View Item
View Item